Memahami bahawa keberadaan kita di dunia ini kadang tidak berarti apapun juga...
Menyadari perihnya ketika kita ditinggal sendirian setelah semua pengorbanan yang telah kita lakukan....
Merasakan sakitnya menusuk kala kebesaran hati kita dalam persahabatan diuji bahkan dipandang remeh oleh mereka yang memegang kunci pintu hati kita....
Meneteskan air mata yang sebenarnya tak perlu ketika keperihan yang dalam dianggap hal yang menodai kebahagian ulang tahun seseorang....
Menjalani tapak demi tapak dengan amarah yang menggelegar di relung jiwa....
Memaksaku meninggalkan perayaan sambil menahan kucuran air di sudut-sudut mata....
Inilah sakitku......
Inilah cintaku......
semua ku tuangkan,
Inilah tulisan tangan ku tentang sahabat
Berkali-kali sudah aku memberikan seluruh perhatian dan rasa sayangku pada sahabat2ku namun berkali2 pula aku akhirnya aku harus terdampar sendirian sambil menangis karena cinta yang ku beri tak lagi ku dapatkan
Dan sekali lagi aku merintih menuntut hak...meminta penghargaan atas rasa sayangku selama ini
Aku menyediakan semua itu dengan keseluruhan cinta , perhatian, bahkan waktu untuk mendengarkan tangisan mereka....im there
ingatkah....
ketika kau menangis curhat tentang seorang gadis yang kau cintai, im there....
ketika semua orang memojokkanmu aku maju membela.....ketika larut malam kau memintaku keluar agar aku bisa memecahkan persoalanmu....im there
Bahkan ketika semua temannya meninggalkan mu karena kebencian pada wanita yang kau pilih, im there.....
I stick with you every moment......
Ketika wanita itu menduakanmu kau berlari ke rumahku meminta dukungan....im there....
I gave you my heart coz u are my bestfriend
Tapi rasanya gue gak berharga bagi lo ya?
Pernahkan lo rasakan sakitnya dianggap angin lalu oleh sahabatmu sendiri?
Ketika gue teriak, gue gak bermaksud menghitung untung rugi persahabatan....gue hanya ingin lo tau apa yang gue rasakan.....
Setelah semua waktu, perhatian, cinta kasih yang udah gue berikan.....gue bahkan tidak berhak mendapatkan ucapan selamat ulang tahun darinya
Setelah gue berperan sebagai sahabat paling abik ternyata tiba-tiba dia muncul bersama kekasihnya membawa kantung boneka besar sebagai hadiah ulang tahun untuk seorang "teman"
Sedangkan aku sahabatnya bahakan tidak meninggalkan bekas jejak di HP nya hingga dia harus bertanya kesana kemari.....
Aku bahkan tidak mendapatkan ucapan berbahagia ketika ultahku, alasan klisenya tidak punya pulsa....
Duh, aku benar-benar sakit TUHAN
Hatiku terkoyak....
Aku benar-benar merasa tidak berharga
Rasanya sia-sia semua kebaikan yang ku lakukan selama ini....
Apa kau tidak mengingat ulang tahunku karena aku tidak penting?
atau apa mungkin kau tidak pernah memberiku hadiah karena aku tak pernah merayakan ulang tahun dengan perayaan besar....jadi aku tak layak dapat apapun....
ataukah kau sengaja tidak mengingatku karena aku menolak wanita yang kau cintai....
Atau mungkin setiap kesalahan dan segala apa yang terjadi itu berada di pundakku....karena aku yang egois, aku yang jahat, yang tralu sensi......
hingga akhirnya sulit bagi seseorang untuk menyayangiku....
Apa sih persahabatan itu?
Aku sudah memberikan cinta yang ku punya.....
Aku telah meluangkan waktu untuk jadi tempat bersandar
I gave all
Lantas apa yang kurang?
Kenapa aku harus selalu sakit akhirnya karena orang-orang yang aku cintai.....
Thursday, January 18, 2007
EKSKUL......what the *****
Sebagai penikmat film , saya sangat menikmati melihat apresiasi masyarakat terhadap perfileman baik dunia maupun negeri sendiri. Saya sangat menantikan acara penghargaan yang memberikan penghormatan terhadap kerja keraspara sineas atas karya-karya luar biasa yang mereka hasilkan semisal OSCAR, Golden Globe, Cannes, dan tentu saja produk sendiri Piala Citra.
Tapi tahun ini sungguh saya sangat kecewa menanggapi pengumuman nominasi sampai kepada perayaan pemenang yang ternyata sangat jauh dari harapan.
Sebuah film “EKSKUL” yang justru tak pernah ada dalam wacana dinyatakan menang mutlak mengalahkan film terlaris , karya original anak bangsa , tema unik sampai gambar dengan sinematografi terbaik bahkan melemparkan 2 buah film yang mendapatkan pengakuan dari dunia sebagai film terbaik yaitu Berbagi Suami dan Opera Jawa dari posisis 5 besar. EKSKUL ternyata tampil mengedepan padahal paket yang ditawarkannya standart. Film yang sama sekali tidak menyita perhatian bahkan tidak dipedulikan (atau dalam kamus saya, film ini bahkan tidak mampu untuk membuat kaki saya melangkah menuju bioskop) dengan kualitas akting pemainnya yang rata-rata air yang memperparah ide cerita tak originil dan ternyata tanpa ijin menggunakan original score film lain ternyata berhak menggondol pulang piala kebanggan perfileman Indonesia. Pasti ada sesuatu yang salah ataukah hanya perasaan saya saja.
Tapi kalo dipikirkan sebenarnya pemilihan EKSKUL tidaklah mengherankan jika melihat kondisi perfileman dan dunia sinetron dan TV di Indonesia saat ini. Pemilihan EKSKUL merupakan puncak “Keplagiatan” dunia film dan sinetron Indonesia dewasa ini. Sehingga jika dilihat melalui tolak ukur dan kacamata “Keplagiatan” maka EKSKUL amatlah sangat layak menang dibandingkan para nominasi yang lain.
Sebagai penikmat film dan sinetron, jujur saya sangat amat kecewa dengan kemundurannya. Kualitas dan kreativitas bukanlah menjadi harga mati dan dilupakan tergantikan oleh rating dan hal-hal materiil yang mengedepankan keinginan pasar. Dari hari ke hari kita disuguhi tayangan yang menjiplak sehingga akhirnya “plagiat” pun seakan disahkan demi alasan rating…….
Saya punya bukti tentang “keplagiatan” sinetron Indonesia bahkan jarang sekali ada sinetron yang asli dari pemikiran penulis tanpa menjiplak…..
Senin
1. Pengantin Remaja jelas menjiplak My Little Bride baik versi layar lebar maupun serialnya
2. Idola ide cerita terlihat seperti Disney’s High School Musical
3. Gue Sihir Lo menyerupai Sabrina The Teenage Witch
Selasa
1. Kau Masih Kekasihku yang terang-terangan mengakui versi Indonesia The Dolphin Bay
2. Bukan Diriku yang ide cerita nya sama dengan sebuah serial Jepang yang dulu pernah tayang di Indosiar tetapi saya lupa judulnya
3. Baby Doll yang sama persis dengan serial Taiwan “Love Storm” yang dibintangi oleh Vic Zhou dan Ken Zhu yang memperebutkan Vivian Chow. Dan serial ini sudah pernah tayang di Indosiar sebagai pengganti Meteor Garden 2 bahkan saking miripnya gaya dandanan mereka pun sama.
Rabu
1. Benci Bilang Cinta yang menjiplak habis Princess Hours yang saat itu juga tengah ditayangkan di Indosiar.
Kamis
1. Pangeran Penggoda yang mempunyai kesamaan cerita dengan sinetron yang dibintangi oleh Verlita dan Tengku Wisnu di SCTV yang ternyata menjiplak sebuah serial Taiwan “The Devil beside me” yang dibintangi Rainie Yang dan versi aslinya akan segera ditayangkan Indosiar. Lucunya bahkan dari sisi penyutradaraan(setting dan akting) ketiga sinetron tersebut sama.
Jumat
1. Sumpah Gue Sayang Lo punya kesamaan dengan My Love Pazta sebuah drama Taiwan yang telah hadir dalam bentuk VCD
2. I love U boss hampir sama dengan sebuah drama Korea yang kalo tidak salah pernah ditayangkan oleh Indosiar tapi saya lupa judulnya dan kalo tidak salah juga yang berperan adalah Jang Na Ra
Minggu
1. Sebuah sinetron yang dibintangi Laudya Chintya Bella “Cinta remaja” jelas-jelas menjiplak sebuah serial Korea yang judulnya “My Sassy Girl Chun Yang” dan serial ini sudah pernah ditayangkan di Indosiar bahkan di re-run karena banyak penggemarnya.
Bahkan saya masih bisa menyebutkan sederet sinetron lain yang pernah tayang yang sangat jelas terlihat kesamaan segala sesuatunya bukan hanya ide cerita. Contohnya :
1. Impian Cinderela yang menjiplak The Prince Who Turn Into A Frog
2. Buku Harian Nayla yang digemari pun ternyata menjiplak sebuah serial drama Jepang yang akan segera ditayangkan di Indosiar yang judulnya I litre of Tears
Atau masih ingatkah anda akan sinetron yang dibintangi Leony dan Indra Bruggman yang mirip sekali dengan Meteor Garden namun ketika ramai diberitakan akhirnya terpaksa ending cerita dibelokkan jauh.
Dari semua bukti diatas maka sama sekali tidak salah jika EKSKUL berkumandang sebagai film “Plagiat” terbaik. Jika masyarakat setiap hari disuguhi dengan tayangan berbau plagiat maka akhirnya pola pikir mereka menganggap bahwa “Plagiat” adalah hal yang baik yang wajar ketika seorang mendapatkan inspirasi dari sebuah karya lain.
Sebagai seorang awam yang sedang mencoba menghasilkan sebuah karya, ketidakberesan mulai saya rasakan saat pengumuman nominasi FFFI 2006, bayangkan saat ke 2 film jagoan saya tidak masuk dalam nominasi film terbaik padahal jika yang disebutkan alasan tema tidak cukup kuat…..apanya yang tidak cukup kuat?
Berbagi Suami mengangkat tema poligami yang sampai hari ini masih terlalu tabu dibicarakan (this movie was made far away before AA Gym decided to admit publicly his second wedding) Atau Opera Jawa yang bahkan masuk kedalam dan mengangkat budaya Jawa. Tapi anehnya justru tema “kreatif” ini disingkirkan dari perhelatan piala Citra.
Belum lagi pada nominasi aktor terbaik, tak nampak nama Tio Pakusadewo maupun Lukman Sardi yang bermain apik di Berbagi Suami tapi justru seorang Rizky Hanggono yang durasi kemunculannya di Jomblo pun bahkan bisa dihitung jari pun dengan akting standart. Jika para juri yang terhormat mau berepot ria membaca Jomblo karya Adhitya Mulya maka mereka akan tahu kalo tokoh Olip adalah powerfull and soulfull man yang tersimpan rapi sehingga ia tak bisa mengeluarkan isi hatinya. Tak ada kata atau tindakan hanya mimik muka dan mata yang mengeluarkan berjuta makna. Ketika melihat akting Rizky Hanggono jujur saya tidak bisa merasakan cinta Olip pada karakter VJ Rianti. Ketika membicarakan durasi penampilannya dalam film JOMBLO yang hampir sama dengan Dennis Adhiswara kenapa keduanya dibedakan….Dennis dinominasikan sebagai actor pendukung terbaik sedangkan risky actor utama terbaik…aneh kan?
Dan tibalah pada saat penganugerahan piala Citra……
Keanehan itu saya raskan kembali saat pengumuman pemenang aktris pendukung terbaik yang dimenangkan Kinaryosih, mengalahkan seorang istri intelek dingin yang harus merelakan dirinya dipoligami (Jajang C.Noer) atau mengalahkan akting prima seorang istri yang hidup dalam dunia poligami dan justru menemukan dirinya terjebak cinta terlarang dengan sesama istri suaminya (Rieke Dyah Pitaloka) bahkan seorang istri dengan penerimaan tulus untuk dipoligami yang sangat berbeda dari peran-peran Ria Irawan sebelumnya. Yang membuat saya marah adalah karakter Kinaryosih yang menurut saya tidak susah untuk diekspresikan, seorang kakak yang mencintai adiknya dengan tulus, semua orang bisa dengan sangat mudah memainkan karakter itu.
Kekecewaan saya sedikit terobati ketika Albert tampil dipanggung dan membuat saya merinding dengan suara emasnya menyanyikan lagu dari Denias, Albert memang layak menang.
Tapi larut kekecewaan datang lagi tanpa diduga ketika Nayato mengambil alih Piala Citra untuk sutradara terbaik. Nayato mengalahkan nama besar serta kedasyatan Jhon De Rantau membuat Denias yang mampu menampilkan sisi lain Papua, atau karya surealis Teddy yang membangun mood penonton sedemikian rupa, ataupun epik penuh makna Garin Nugroho, atau cerita cinta terlaris Hanny, hingga realitas kehidupan nyata yang dipotret Nia Dinata tak mampu membuat juri berpaling sejenak menengok kreativitas mereka.
Bahkan dengan seremonial luar biasa dengan kereta kencana dan puluhan penari elok hingga titik airmata profesional Melly Goeslaw saat menyanyikan “Citra” tak mampu menutupi riuh rendah cacian para penikmat dan pemerhati film terhadap penyelenggaraan FFFI 2006 ketika EKSKUL ditahbiskan sebagai film terbaik. Sekali lagi saya berpikir bahwa juri-juri itu mabuk ketika memutuskannya. Ternyata pengalaman puluhan tahun dalam dunia film tidak lantas membuat mereka jago dalam memilih pemenang dan tetap mereka tidak bisa menonton film. Bagi saya, bagaimana mungkin film dengan khayalan tingkat tinggi (bisa membeli senjata secara gampang di daerah kumuh) mungkin ceritanya kisah nyata tapi yang jelas hal tersebut tidak terjadi di Indonesia tapi di belahan bumi yang lain yang berbeda kultur maupun cara pikir dengan kita ditambah musik jiplakan yang diakui karya original score sebagai penata suara terbaik, ternyata tak dinyana hal-hal ngawur seperti ini mampu meraih poin tertinggi.
Dengan segala hormat, para juri mungkin punya nama besar dan pengalaman segudang, nah berbekal dengan itu mereka memutuskan seenaknya dan menganggap diri apriori. Satu yang saya rasakan kurang dari dewan juri, “their losing their magical touch” mereka tidak mau belajar dan mengakui bahwa dunia film telah berubah. Maka kemudian sangatlah heran ketika dunia Internasional mulai menghargai film Indonesia tetapi ternyata tidak mendapatkan penghargaan serupa di negaranya sendiri……IRONIS
Sebagai penikmat film, jelas saya ingin mendapatkan sesuatu yang bisa membuat kaki saya melangkah ke bioskop dan menontonnya setelah itu ketika pulang I could learn something from it. Sebenarnya apakah essensi dari film itu, sarana berkreasi, sarana dimana kita dapat menyentuh hidup orang lain, sebagai sarana kritik ataukah hanya mesin pengeruk keuntungan dan popularitas.
EKSKUL, bagi saya film tidak ada artinya ini ternyata penting dalam sejarah perfileman nasional. EKSKUL ternyata mengucurkan semangat perjuangan para sineas muda tuk mengembalikan tongkat kepemimpinan ke tangan mereka serta memaknai kembali essensi film yang sejati.
Meki ternyata amat susah dikatakan tapi “Terima Kasih EKSKUL”
Boikot pemilihan EKSKUL sebagai film terbaik FFFI 2006 dan jangan biarkan karya terbaik anak bangsa dinodai plagiat-plagiat berkantong tebal
Hidup Film Indonesia dan para Sineas Muda
Penikmat Film
Tapi tahun ini sungguh saya sangat kecewa menanggapi pengumuman nominasi sampai kepada perayaan pemenang yang ternyata sangat jauh dari harapan.
Sebuah film “EKSKUL” yang justru tak pernah ada dalam wacana dinyatakan menang mutlak mengalahkan film terlaris , karya original anak bangsa , tema unik sampai gambar dengan sinematografi terbaik bahkan melemparkan 2 buah film yang mendapatkan pengakuan dari dunia sebagai film terbaik yaitu Berbagi Suami dan Opera Jawa dari posisis 5 besar. EKSKUL ternyata tampil mengedepan padahal paket yang ditawarkannya standart. Film yang sama sekali tidak menyita perhatian bahkan tidak dipedulikan (atau dalam kamus saya, film ini bahkan tidak mampu untuk membuat kaki saya melangkah menuju bioskop) dengan kualitas akting pemainnya yang rata-rata air yang memperparah ide cerita tak originil dan ternyata tanpa ijin menggunakan original score film lain ternyata berhak menggondol pulang piala kebanggan perfileman Indonesia. Pasti ada sesuatu yang salah ataukah hanya perasaan saya saja.
Tapi kalo dipikirkan sebenarnya pemilihan EKSKUL tidaklah mengherankan jika melihat kondisi perfileman dan dunia sinetron dan TV di Indonesia saat ini. Pemilihan EKSKUL merupakan puncak “Keplagiatan” dunia film dan sinetron Indonesia dewasa ini. Sehingga jika dilihat melalui tolak ukur dan kacamata “Keplagiatan” maka EKSKUL amatlah sangat layak menang dibandingkan para nominasi yang lain.
Sebagai penikmat film dan sinetron, jujur saya sangat amat kecewa dengan kemundurannya. Kualitas dan kreativitas bukanlah menjadi harga mati dan dilupakan tergantikan oleh rating dan hal-hal materiil yang mengedepankan keinginan pasar. Dari hari ke hari kita disuguhi tayangan yang menjiplak sehingga akhirnya “plagiat” pun seakan disahkan demi alasan rating…….
Saya punya bukti tentang “keplagiatan” sinetron Indonesia bahkan jarang sekali ada sinetron yang asli dari pemikiran penulis tanpa menjiplak…..
Senin
1. Pengantin Remaja jelas menjiplak My Little Bride baik versi layar lebar maupun serialnya
2. Idola ide cerita terlihat seperti Disney’s High School Musical
3. Gue Sihir Lo menyerupai Sabrina The Teenage Witch
Selasa
1. Kau Masih Kekasihku yang terang-terangan mengakui versi Indonesia The Dolphin Bay
2. Bukan Diriku yang ide cerita nya sama dengan sebuah serial Jepang yang dulu pernah tayang di Indosiar tetapi saya lupa judulnya
3. Baby Doll yang sama persis dengan serial Taiwan “Love Storm” yang dibintangi oleh Vic Zhou dan Ken Zhu yang memperebutkan Vivian Chow. Dan serial ini sudah pernah tayang di Indosiar sebagai pengganti Meteor Garden 2 bahkan saking miripnya gaya dandanan mereka pun sama.
Rabu
1. Benci Bilang Cinta yang menjiplak habis Princess Hours yang saat itu juga tengah ditayangkan di Indosiar.
Kamis
1. Pangeran Penggoda yang mempunyai kesamaan cerita dengan sinetron yang dibintangi oleh Verlita dan Tengku Wisnu di SCTV yang ternyata menjiplak sebuah serial Taiwan “The Devil beside me” yang dibintangi Rainie Yang dan versi aslinya akan segera ditayangkan Indosiar. Lucunya bahkan dari sisi penyutradaraan(setting dan akting) ketiga sinetron tersebut sama.
Jumat
1. Sumpah Gue Sayang Lo punya kesamaan dengan My Love Pazta sebuah drama Taiwan yang telah hadir dalam bentuk VCD
2. I love U boss hampir sama dengan sebuah drama Korea yang kalo tidak salah pernah ditayangkan oleh Indosiar tapi saya lupa judulnya dan kalo tidak salah juga yang berperan adalah Jang Na Ra
Minggu
1. Sebuah sinetron yang dibintangi Laudya Chintya Bella “Cinta remaja” jelas-jelas menjiplak sebuah serial Korea yang judulnya “My Sassy Girl Chun Yang” dan serial ini sudah pernah ditayangkan di Indosiar bahkan di re-run karena banyak penggemarnya.
Bahkan saya masih bisa menyebutkan sederet sinetron lain yang pernah tayang yang sangat jelas terlihat kesamaan segala sesuatunya bukan hanya ide cerita. Contohnya :
1. Impian Cinderela yang menjiplak The Prince Who Turn Into A Frog
2. Buku Harian Nayla yang digemari pun ternyata menjiplak sebuah serial drama Jepang yang akan segera ditayangkan di Indosiar yang judulnya I litre of Tears
Atau masih ingatkah anda akan sinetron yang dibintangi Leony dan Indra Bruggman yang mirip sekali dengan Meteor Garden namun ketika ramai diberitakan akhirnya terpaksa ending cerita dibelokkan jauh.
Dari semua bukti diatas maka sama sekali tidak salah jika EKSKUL berkumandang sebagai film “Plagiat” terbaik. Jika masyarakat setiap hari disuguhi dengan tayangan berbau plagiat maka akhirnya pola pikir mereka menganggap bahwa “Plagiat” adalah hal yang baik yang wajar ketika seorang mendapatkan inspirasi dari sebuah karya lain.
Sebagai seorang awam yang sedang mencoba menghasilkan sebuah karya, ketidakberesan mulai saya rasakan saat pengumuman nominasi FFFI 2006, bayangkan saat ke 2 film jagoan saya tidak masuk dalam nominasi film terbaik padahal jika yang disebutkan alasan tema tidak cukup kuat…..apanya yang tidak cukup kuat?
Berbagi Suami mengangkat tema poligami yang sampai hari ini masih terlalu tabu dibicarakan (this movie was made far away before AA Gym decided to admit publicly his second wedding) Atau Opera Jawa yang bahkan masuk kedalam dan mengangkat budaya Jawa. Tapi anehnya justru tema “kreatif” ini disingkirkan dari perhelatan piala Citra.
Belum lagi pada nominasi aktor terbaik, tak nampak nama Tio Pakusadewo maupun Lukman Sardi yang bermain apik di Berbagi Suami tapi justru seorang Rizky Hanggono yang durasi kemunculannya di Jomblo pun bahkan bisa dihitung jari pun dengan akting standart. Jika para juri yang terhormat mau berepot ria membaca Jomblo karya Adhitya Mulya maka mereka akan tahu kalo tokoh Olip adalah powerfull and soulfull man yang tersimpan rapi sehingga ia tak bisa mengeluarkan isi hatinya. Tak ada kata atau tindakan hanya mimik muka dan mata yang mengeluarkan berjuta makna. Ketika melihat akting Rizky Hanggono jujur saya tidak bisa merasakan cinta Olip pada karakter VJ Rianti. Ketika membicarakan durasi penampilannya dalam film JOMBLO yang hampir sama dengan Dennis Adhiswara kenapa keduanya dibedakan….Dennis dinominasikan sebagai actor pendukung terbaik sedangkan risky actor utama terbaik…aneh kan?
Dan tibalah pada saat penganugerahan piala Citra……
Keanehan itu saya raskan kembali saat pengumuman pemenang aktris pendukung terbaik yang dimenangkan Kinaryosih, mengalahkan seorang istri intelek dingin yang harus merelakan dirinya dipoligami (Jajang C.Noer) atau mengalahkan akting prima seorang istri yang hidup dalam dunia poligami dan justru menemukan dirinya terjebak cinta terlarang dengan sesama istri suaminya (Rieke Dyah Pitaloka) bahkan seorang istri dengan penerimaan tulus untuk dipoligami yang sangat berbeda dari peran-peran Ria Irawan sebelumnya. Yang membuat saya marah adalah karakter Kinaryosih yang menurut saya tidak susah untuk diekspresikan, seorang kakak yang mencintai adiknya dengan tulus, semua orang bisa dengan sangat mudah memainkan karakter itu.
Kekecewaan saya sedikit terobati ketika Albert tampil dipanggung dan membuat saya merinding dengan suara emasnya menyanyikan lagu dari Denias, Albert memang layak menang.
Tapi larut kekecewaan datang lagi tanpa diduga ketika Nayato mengambil alih Piala Citra untuk sutradara terbaik. Nayato mengalahkan nama besar serta kedasyatan Jhon De Rantau membuat Denias yang mampu menampilkan sisi lain Papua, atau karya surealis Teddy yang membangun mood penonton sedemikian rupa, ataupun epik penuh makna Garin Nugroho, atau cerita cinta terlaris Hanny, hingga realitas kehidupan nyata yang dipotret Nia Dinata tak mampu membuat juri berpaling sejenak menengok kreativitas mereka.
Bahkan dengan seremonial luar biasa dengan kereta kencana dan puluhan penari elok hingga titik airmata profesional Melly Goeslaw saat menyanyikan “Citra” tak mampu menutupi riuh rendah cacian para penikmat dan pemerhati film terhadap penyelenggaraan FFFI 2006 ketika EKSKUL ditahbiskan sebagai film terbaik. Sekali lagi saya berpikir bahwa juri-juri itu mabuk ketika memutuskannya. Ternyata pengalaman puluhan tahun dalam dunia film tidak lantas membuat mereka jago dalam memilih pemenang dan tetap mereka tidak bisa menonton film. Bagi saya, bagaimana mungkin film dengan khayalan tingkat tinggi (bisa membeli senjata secara gampang di daerah kumuh) mungkin ceritanya kisah nyata tapi yang jelas hal tersebut tidak terjadi di Indonesia tapi di belahan bumi yang lain yang berbeda kultur maupun cara pikir dengan kita ditambah musik jiplakan yang diakui karya original score sebagai penata suara terbaik, ternyata tak dinyana hal-hal ngawur seperti ini mampu meraih poin tertinggi.
Dengan segala hormat, para juri mungkin punya nama besar dan pengalaman segudang, nah berbekal dengan itu mereka memutuskan seenaknya dan menganggap diri apriori. Satu yang saya rasakan kurang dari dewan juri, “their losing their magical touch” mereka tidak mau belajar dan mengakui bahwa dunia film telah berubah. Maka kemudian sangatlah heran ketika dunia Internasional mulai menghargai film Indonesia tetapi ternyata tidak mendapatkan penghargaan serupa di negaranya sendiri……IRONIS
Sebagai penikmat film, jelas saya ingin mendapatkan sesuatu yang bisa membuat kaki saya melangkah ke bioskop dan menontonnya setelah itu ketika pulang I could learn something from it. Sebenarnya apakah essensi dari film itu, sarana berkreasi, sarana dimana kita dapat menyentuh hidup orang lain, sebagai sarana kritik ataukah hanya mesin pengeruk keuntungan dan popularitas.
EKSKUL, bagi saya film tidak ada artinya ini ternyata penting dalam sejarah perfileman nasional. EKSKUL ternyata mengucurkan semangat perjuangan para sineas muda tuk mengembalikan tongkat kepemimpinan ke tangan mereka serta memaknai kembali essensi film yang sejati.
Meki ternyata amat susah dikatakan tapi “Terima Kasih EKSKUL”
Boikot pemilihan EKSKUL sebagai film terbaik FFFI 2006 dan jangan biarkan karya terbaik anak bangsa dinodai plagiat-plagiat berkantong tebal
Hidup Film Indonesia dan para Sineas Muda
Penikmat Film
BEING OLDER IS NOT EASY
BIRTHDAY LESSON
4 DESEMBER kemarin usiaku genap 24 tahun
kata orang usia ini merupakan pintu gerbang kedewasaan dimana re sudah dilayakkan untuk melakukan semua hal yang ingin ku lakukan...
Funny disaat semua orang seharusnya berbahagia atas anugerah ulang tahun mereka tapi dihatiku ternyata mengganjal kesedihan yang tidak terlukiskan
my best friend sent me a quotes GETTING OLDER IS NOT EASY yang membuatku benar2 berpikir tentang arti pertambahan umur dan kedewasaan.....
tanpa kita sangka tahun2 hidup kita melayang cepat dihadapan kita bahkan seakan tidak memberi kita kesempatan untuk sekadar menarik napas bahkan berpikir atau berputar haluan ketika kita sadar telah mengambil jalan yang salah....
ur right sis.... GETTING OLDER IS NOT EASY....bertambahnya usia semakin memperumit masalah yang harus kita hadapi semakin berat pula tanggung jawab yang harus kita lakukan plus makin banyak tantangan yang menghadang....perjalanan hidup yang rumit itulah yang mengharapkan kedewasaan serta kebijaksanaan kita dalam melihat dan menilai sesuatu...
tapi dalam banyak kasus dengan bertambahnya usia atau jumlah uban di rambut seseorang tidak serta merta berarti orang itu bijaksana dan dewasa...tergantung karakter mereka.....ambil saja contoh YZ yang notabene bapak aanggota dewan terhormat yang dikira dewasa ternyata hanya anak kecil yang suka bermain cinta dan mengabadikannya dalam kamera hp....seseorang yang bahkan tak punya pikiran ke depan melihat rumahtangganya bagaimana ia bisa dipilih untuk memerintah negri ini........sedangkan ia tak punya visi untuk keluarganya sendiri.....
re belajar kalo kedewasaan pola pikir tidak hanya ditentukan lewat usia namun tampak juga pada saat kita memandang sebuah persoalan dan melihat jauh ke depan....
Sebagai seorang yang emosional yang sangat mengedepankan perasaan dibanding akal sehat....saat ini aku merasa belum dewasa....usia ini bagiku datang terlalu cepat hingga bahkan aku tak sempat bersiap....mau atau tidak aku harus belajar menyesuaikan diri.....
LEARN TO BEING MATURE IS DIFFICULT
disatu sisi aku merasa kecil belum dewasa secara emosional tapi satu sisi aku merasa begitu kecil dan tak berarti....di usiaku saat ini aku merasa belum melakukan sesuatu apapun tak punya pencapaian istemewa apapun....kasarnya IM NOTHING......sedangkan di belahan bumi lain Britney spears dalam usia 25 tahun sudah mendapatkan segalanya .....karir,fame,money,children just name it....she has all or just look at Beyonce, rihanna or even Agnes Monika.....
Aku merasa seperti setitik debu di meja makan yang tak terlihat dan akan segera dibersihkan dan hilang.....
gue itu siapa.....nobodys know who i am......
aku kadang ngerasa gagal karena belum melakukan apapun yang aku inginkanyang berguna ....
aku cuma seorang mahasiswi yang sedang berjuang untuk lulus....
cuma gadis biasa dengan keluarga kebanyakan....
cuma gadis yang mengharap cinta seorang pangeran....
cuma gadis biasa yang terkadang bahkan tak dilirik ketika gue jalan .....
im just ordinary girl yang kadang ingin berteriak keras "HEI DUNIA LIAT GUE DONK" tapi suara teriakan gue teredam hiruk pikuk mereka yang lebih punya segalanya.....
tapi kemudian gue liat di berita pagi ini tentang alda yang meninggal dunia karena overdosis......
jujur gue gak habis pikir kenapa mereka yang udah dikasih karunia usia muda dengan kecantikan,fame,duit dll menyia-nyiakan semua yang udah TUHAN kasih.....padahal dalam hati aku ingin jadi seperti mereka....
Gue jadi sadar semua orang punya porsi masing2 dengan waktu yang sedemikian singkat....
aku memilih menjalani hidupku dengan mencoba mewujudkan semua impianku....dengan bersyukur atas semua yang udah TUHAN beri....aku memilih untuk bangkit dan melakukan sesuatu.....
mungkin sekarang dunia tak mengenalku atau mungkin takkan pernah menyentuhku tapi satu keinginan ku....aku ingin menyentuh dunia dengan caraku sendiri.......
aku ingin hidup untuk memberi....
aku ingin hidup ini ku habiskan dengan mencintai......
kini telah ku temukan arti hidupku.........
4 DESEMBER kemarin usiaku genap 24 tahun
kata orang usia ini merupakan pintu gerbang kedewasaan dimana re sudah dilayakkan untuk melakukan semua hal yang ingin ku lakukan...
Funny disaat semua orang seharusnya berbahagia atas anugerah ulang tahun mereka tapi dihatiku ternyata mengganjal kesedihan yang tidak terlukiskan
my best friend sent me a quotes GETTING OLDER IS NOT EASY yang membuatku benar2 berpikir tentang arti pertambahan umur dan kedewasaan.....
tanpa kita sangka tahun2 hidup kita melayang cepat dihadapan kita bahkan seakan tidak memberi kita kesempatan untuk sekadar menarik napas bahkan berpikir atau berputar haluan ketika kita sadar telah mengambil jalan yang salah....
ur right sis.... GETTING OLDER IS NOT EASY....bertambahnya usia semakin memperumit masalah yang harus kita hadapi semakin berat pula tanggung jawab yang harus kita lakukan plus makin banyak tantangan yang menghadang....perjalanan hidup yang rumit itulah yang mengharapkan kedewasaan serta kebijaksanaan kita dalam melihat dan menilai sesuatu...
tapi dalam banyak kasus dengan bertambahnya usia atau jumlah uban di rambut seseorang tidak serta merta berarti orang itu bijaksana dan dewasa...tergantung karakter mereka.....ambil saja contoh YZ yang notabene bapak aanggota dewan terhormat yang dikira dewasa ternyata hanya anak kecil yang suka bermain cinta dan mengabadikannya dalam kamera hp....seseorang yang bahkan tak punya pikiran ke depan melihat rumahtangganya bagaimana ia bisa dipilih untuk memerintah negri ini........sedangkan ia tak punya visi untuk keluarganya sendiri.....
re belajar kalo kedewasaan pola pikir tidak hanya ditentukan lewat usia namun tampak juga pada saat kita memandang sebuah persoalan dan melihat jauh ke depan....
Sebagai seorang yang emosional yang sangat mengedepankan perasaan dibanding akal sehat....saat ini aku merasa belum dewasa....usia ini bagiku datang terlalu cepat hingga bahkan aku tak sempat bersiap....mau atau tidak aku harus belajar menyesuaikan diri.....
LEARN TO BEING MATURE IS DIFFICULT
disatu sisi aku merasa kecil belum dewasa secara emosional tapi satu sisi aku merasa begitu kecil dan tak berarti....di usiaku saat ini aku merasa belum melakukan sesuatu apapun tak punya pencapaian istemewa apapun....kasarnya IM NOTHING......sedangkan di belahan bumi lain Britney spears dalam usia 25 tahun sudah mendapatkan segalanya .....karir,fame,money,children just name it....she has all or just look at Beyonce, rihanna or even Agnes Monika.....
Aku merasa seperti setitik debu di meja makan yang tak terlihat dan akan segera dibersihkan dan hilang.....
gue itu siapa.....nobodys know who i am......
aku kadang ngerasa gagal karena belum melakukan apapun yang aku inginkanyang berguna ....
aku cuma seorang mahasiswi yang sedang berjuang untuk lulus....
cuma gadis biasa dengan keluarga kebanyakan....
cuma gadis yang mengharap cinta seorang pangeran....
cuma gadis biasa yang terkadang bahkan tak dilirik ketika gue jalan .....
im just ordinary girl yang kadang ingin berteriak keras "HEI DUNIA LIAT GUE DONK" tapi suara teriakan gue teredam hiruk pikuk mereka yang lebih punya segalanya.....
tapi kemudian gue liat di berita pagi ini tentang alda yang meninggal dunia karena overdosis......
jujur gue gak habis pikir kenapa mereka yang udah dikasih karunia usia muda dengan kecantikan,fame,duit dll menyia-nyiakan semua yang udah TUHAN kasih.....padahal dalam hati aku ingin jadi seperti mereka....
Gue jadi sadar semua orang punya porsi masing2 dengan waktu yang sedemikian singkat....
aku memilih menjalani hidupku dengan mencoba mewujudkan semua impianku....dengan bersyukur atas semua yang udah TUHAN beri....aku memilih untuk bangkit dan melakukan sesuatu.....
mungkin sekarang dunia tak mengenalku atau mungkin takkan pernah menyentuhku tapi satu keinginan ku....aku ingin menyentuh dunia dengan caraku sendiri.......
aku ingin hidup untuk memberi....
aku ingin hidup ini ku habiskan dengan mencintai......
kini telah ku temukan arti hidupku.........
what if
just few days ago i saw George Clooney Out of sight....
that guy is so deserve crowned as the most sexiest men on earth
could not doubt that he is surely my type....flamboyant but in other hand very good in manipulate...
film itu menceritakan tentang seorang george Clooney yang fallin in love ma J.lo(whom not famous yet eventhough MTV loved the bath thub scene)
nah si George Cloone itu bandit en J.lo is a US Marshall....pokoknya avery complicates love story
George Clooney (aka Jack Foley) admit that he has something goin on since the first time he saw J.lo......ye he feel funny
hal yang paling gue ingat saat si Clooney bilang sama J.lo bout his feelin...lucunya karena ternyata itu cerminan sama apa yang sedang aku rasakan saat ini
"pernahkan dalam hidupmu kau temukan suasana seaneh ini? ketika tanpa sengaja kau bertemu atau berpapasan dengan seseorang dan kau meraskan sesuatu yang aneh...such butterfly kisses in your stomach.....
and you felt like you know this person?apakah kau akan mendiamkannya saja dan berlalu.....atau mungkin kau pikir perasaan ini akan cepat berlalu jadi sebaiknya aku tak melakukan apapun.....
atau sekarang kau mulai menyesali ketika saat itu kau hanya bisa terpaku diam....dan sekarang kau hanya mampu bertanya....apa yang terjadi jika aku mendatanginya dan berbicara padanya.....
What if....?"
sampai saat ini pun aku masih menyesali ketololan ku itu ketika "keajaiban" itu terjadi aku hanya mampu terpaku dan tak mampu berkata-kata (seorang rere tak mampu berkata2 well...that definetly a miracle)
Sampai saat ini aku masih berpikir dan bertanya2 apakah mungkin keadaannya akan berbeda saat aku mengambil tindakan?
tapi toh sedalam mungkin aku menyesalinya kejadian itu tetap tak mungkin terulang
meski masih ada tanda tanya besar di kepala ku tapi aku bukan doraemon yang punya kantong ajaib dan membuatku kembali ke masa lalu......
Saat ini lucunya aku jadi lebih bisa memaknai hidup dengan mengingat perkataan Clooney....berusaha menjalani hidup tanpa pertanyaan......
menjalani hidup dengan memaknai tiap detiknya....livin life with no regrets
mengisi hidupku dengan hal-hal yang positif
melakukan apa yang ingin aku lakukan....
pun demikian halnya dengan cinta....
aku tidajk ingin duduk terpaku dan bertanya2 kemudian....WHAT IF?
tapi tetap saja ada 1 ganjalan di hati....
UNTUKMU......
seseorang yang kutemui dan memberiku getaran aneh ini.....
"what if i made that move....and tell you how i feel?"
apakah keadaan akan berubah baik atau mungkin semakin buruk?
that guy is so deserve crowned as the most sexiest men on earth
could not doubt that he is surely my type....flamboyant but in other hand very good in manipulate...
film itu menceritakan tentang seorang george Clooney yang fallin in love ma J.lo(whom not famous yet eventhough MTV loved the bath thub scene)
nah si George Cloone itu bandit en J.lo is a US Marshall....pokoknya avery complicates love story
George Clooney (aka Jack Foley) admit that he has something goin on since the first time he saw J.lo......ye he feel funny
hal yang paling gue ingat saat si Clooney bilang sama J.lo bout his feelin...lucunya karena ternyata itu cerminan sama apa yang sedang aku rasakan saat ini
"pernahkan dalam hidupmu kau temukan suasana seaneh ini? ketika tanpa sengaja kau bertemu atau berpapasan dengan seseorang dan kau meraskan sesuatu yang aneh...such butterfly kisses in your stomach.....
and you felt like you know this person?apakah kau akan mendiamkannya saja dan berlalu.....atau mungkin kau pikir perasaan ini akan cepat berlalu jadi sebaiknya aku tak melakukan apapun.....
atau sekarang kau mulai menyesali ketika saat itu kau hanya bisa terpaku diam....dan sekarang kau hanya mampu bertanya....apa yang terjadi jika aku mendatanginya dan berbicara padanya.....
What if....?"
sampai saat ini pun aku masih menyesali ketololan ku itu ketika "keajaiban" itu terjadi aku hanya mampu terpaku dan tak mampu berkata-kata (seorang rere tak mampu berkata2 well...that definetly a miracle)
Sampai saat ini aku masih berpikir dan bertanya2 apakah mungkin keadaannya akan berbeda saat aku mengambil tindakan?
tapi toh sedalam mungkin aku menyesalinya kejadian itu tetap tak mungkin terulang
meski masih ada tanda tanya besar di kepala ku tapi aku bukan doraemon yang punya kantong ajaib dan membuatku kembali ke masa lalu......
Saat ini lucunya aku jadi lebih bisa memaknai hidup dengan mengingat perkataan Clooney....berusaha menjalani hidup tanpa pertanyaan......
menjalani hidup dengan memaknai tiap detiknya....livin life with no regrets
mengisi hidupku dengan hal-hal yang positif
melakukan apa yang ingin aku lakukan....
pun demikian halnya dengan cinta....
aku tidajk ingin duduk terpaku dan bertanya2 kemudian....WHAT IF?
tapi tetap saja ada 1 ganjalan di hati....
UNTUKMU......
seseorang yang kutemui dan memberiku getaran aneh ini.....
"what if i made that move....and tell you how i feel?"
apakah keadaan akan berubah baik atau mungkin semakin buruk?
Sebuah pelajaran tentang cinta
jejak hati
last night im very furios about my bestfriend....
i really mad...had no desire and then i feel that im left behind...
i was mad becoz i try and i try to love everyone with no regrets.....i even gave them my 100% of love
i was mad becoz im not getting as much as love that i gave
i was dissapointed
im hurt
its seems evrything its become bad and all i want is crying.....
i feel neglect....
i feel lonely......
pas gue doa tadi pagi gue seakan ngerasa ditampar......
Gue ngebaca renungan yang bilang mencintai itu sakit....sakit karena kemungkinan kita tak kan dapat balasan dari cinta yang kita berikan....
Tapi anehnya setiap cinta yang kita kasih pasti akan meninggalkan sesuatu suka atau tidak....
analoginya apapun yang kita sentuh pasti akan meninggalkan sidik jari....setiap orang punya sidik jari sendiri yang membedakan nya dari orang lain.....
Ketika kita mencintai dan membagikan cinta kita.....cinta itu pasti akan meninggalkan jejak hati yang efeknya beragam bagi banyak orang.....
ada yang akan membalas cinta kita...ada yang angkuh....ada yang berprasangka.....ada yang tidak akan meninggalkan bekas apapun.......
ive learn semakin kita disakiti karena cinta semakin cinta itu akan membawa kita dalam pengertian baru bahwa ketika kita mencintai seseorang kita mencintai dengan hati....hati yang tulus yang tidak mengharap apapun....
kita tidak mencintai dengan otak yang selalu menghitung untung rugi setiap pengorbanan atas nama cinta yang kita lakukan
ive learn that to love is to hurt
Mother theresa tells untuk bisa mencintai dengan lebih kita harus disakiti terlebih dulu....
ive learn mgkn cinta yang re bagiin sekarang gak bakal ada efeknya but at least re udah meninggalkan sebuah jejak hati di hati kalian.....mungkin cintaku tidak sempurna karena masih penuh egois,dengki dan dendam....tapi sekarang aku tengah belajar mencintai....
Aku tengah belajar mencintai dengan hati.......
Aku tengah belajar merasakan sakitnya cinta agar aku bisa lebih lagi mencintai.....
seorang penulis anonim menuliskan sebuah doa yang memacu ku lebih lagi untuk mencintai dan meninggalkan jejak hatiku pada mu.....
YA TUHAN......
KEMANAPUN AKU PERGI, IJINKAN AKU MENINGGALKAN SEBUAH JEJAK HATI....
JEJAK HATI BELAS KASIHAN....PENGERTIAN DAN KASIH....
JEJAK HATI PENUH KEBAIKANDAN KEPEDULIAN YANG TULUS....
KIRANYA HATIKU MENYENTUH SETIAP MEREKA YANG KESEPIAN.......MEREKA YANG TERPINGGIRKAN DAN TERTOLAK
BAIK ITU IBU2 MAUPUN KAKEK TUA YANG KU TEMUI DI JALAN....
UTUSLAH AKU UNTUK MENINGGALKAN JEJAK HATIKU
DAN JIKA ADA SESEORANG YANG MENGATAKAN "AKU TERSENTUH"
BIARLAH KIRANYA IA MERASAKAN KASIH-MU LEWAT AKU.....
jejak hati ini takkan lekang selamanya.....
apakah aku pernah meninggalkan jejak hati di hidupmu?
last night im very furios about my bestfriend....
i really mad...had no desire and then i feel that im left behind...
i was mad becoz i try and i try to love everyone with no regrets.....i even gave them my 100% of love
i was mad becoz im not getting as much as love that i gave
i was dissapointed
im hurt
its seems evrything its become bad and all i want is crying.....
i feel neglect....
i feel lonely......
pas gue doa tadi pagi gue seakan ngerasa ditampar......
Gue ngebaca renungan yang bilang mencintai itu sakit....sakit karena kemungkinan kita tak kan dapat balasan dari cinta yang kita berikan....
Tapi anehnya setiap cinta yang kita kasih pasti akan meninggalkan sesuatu suka atau tidak....
analoginya apapun yang kita sentuh pasti akan meninggalkan sidik jari....setiap orang punya sidik jari sendiri yang membedakan nya dari orang lain.....
Ketika kita mencintai dan membagikan cinta kita.....cinta itu pasti akan meninggalkan jejak hati yang efeknya beragam bagi banyak orang.....
ada yang akan membalas cinta kita...ada yang angkuh....ada yang berprasangka.....ada yang tidak akan meninggalkan bekas apapun.......
ive learn semakin kita disakiti karena cinta semakin cinta itu akan membawa kita dalam pengertian baru bahwa ketika kita mencintai seseorang kita mencintai dengan hati....hati yang tulus yang tidak mengharap apapun....
kita tidak mencintai dengan otak yang selalu menghitung untung rugi setiap pengorbanan atas nama cinta yang kita lakukan
ive learn that to love is to hurt
Mother theresa tells untuk bisa mencintai dengan lebih kita harus disakiti terlebih dulu....
ive learn mgkn cinta yang re bagiin sekarang gak bakal ada efeknya but at least re udah meninggalkan sebuah jejak hati di hati kalian.....mungkin cintaku tidak sempurna karena masih penuh egois,dengki dan dendam....tapi sekarang aku tengah belajar mencintai....
Aku tengah belajar mencintai dengan hati.......
Aku tengah belajar merasakan sakitnya cinta agar aku bisa lebih lagi mencintai.....
seorang penulis anonim menuliskan sebuah doa yang memacu ku lebih lagi untuk mencintai dan meninggalkan jejak hatiku pada mu.....
YA TUHAN......
KEMANAPUN AKU PERGI, IJINKAN AKU MENINGGALKAN SEBUAH JEJAK HATI....
JEJAK HATI BELAS KASIHAN....PENGERTIAN DAN KASIH....
JEJAK HATI PENUH KEBAIKANDAN KEPEDULIAN YANG TULUS....
KIRANYA HATIKU MENYENTUH SETIAP MEREKA YANG KESEPIAN.......MEREKA YANG TERPINGGIRKAN DAN TERTOLAK
BAIK ITU IBU2 MAUPUN KAKEK TUA YANG KU TEMUI DI JALAN....
UTUSLAH AKU UNTUK MENINGGALKAN JEJAK HATIKU
DAN JIKA ADA SESEORANG YANG MENGATAKAN "AKU TERSENTUH"
BIARLAH KIRANYA IA MERASAKAN KASIH-MU LEWAT AKU.....
jejak hati ini takkan lekang selamanya.....
apakah aku pernah meninggalkan jejak hati di hidupmu?
learn to say THANKS even more
belajar bersyukur
Pepatah Rumput tetangga sepertinya lebih hijau terkadang memang benar
kadangkala kita terlalu sering melihat ke atas.....melihat dan melihat hingga merasakan iri atas apa yang kita tak punya atau takkan pernah punya
kita terlalu sering mengharapkan sesuatu hingga akhirnya merasa sedih dan berusaha segala cara untuk mendapatkan semua hal itu....
kita seringkali lupa bersyukur dan menghargai apa yang kita punya
kadangkala sempat juga terbersit di benakku mengapa aku terlahir seperti ini.....
mengapa aku tidak terlahir di keluarga dengan piala kekuasaan dan harta di tangan....
mengapa aku tidak terlahir dengan wajah cantik dan bodi seperti kate moss hingga hampir seumur hidup aku harus menghabiskan waktuku untuk berdiet
mengapa dan mengapa........
siang hari itu aku menghabiskan waktuku bersama seorang teman sambil nongrong makan siang di sebuah restoran cepat saji
sementara pemandangan diluar menampakkan pengemis tua tengah duduk bersandar pada trotoar......
saat itulah aku sadar betapa beruntungnya aku bisa seperti ini.....
mungkin aku tidak dianugerahi banyak kelebihan sehingga ku harus berusaha keras belajar dan belajar......
pagi itu pula aku membaca koran tentang banyaknya bayi yang terlahir dengan kekurangan....saat itu juga aku merasa bersyukur dengan keadaanku...meski biasa saja....aku terlahir tanpa cacat.....aku bisa menikmati hidup sambil makan apa saja yang aku inginkan (aku juga belajar mengendalikan diri...semuanya boleh dimakan cuma porsinya jangan maruk :p)
intinya adalah BELAJAR BERSYUKUR atas apa yang kita punya....
melihat ke atas hanya membuat leher kita terlalu cape...lagipula gak akan ada gunanya juga
melihat ke bawah dan lihatlah betapa beruntungnya dirimu....
ketika kita mematut diri di depan kaca lihatlah betapa beruntungnya kita
Ketika membasuh muka ucapkan mantra ajaib "AKU CANTIK"
Ketika kau membeli sesuatu....memasuki sebuah mall.....atau bahkan menikmati makan siang restoran cepat saji.....sadarilah betapa beruntungnya dirimu masih bisa menikmati semua hal itu dibanding jutaan rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan
Ketika kau berdoa.....ucapkan lah SYUKURmu pada TUHAN.....DIA lah pemberi napasmu.......
Ketika kita BELAJAR BERSYUKUR kita akan hidup lebih bahagia
Pepatah Rumput tetangga sepertinya lebih hijau terkadang memang benar
kadangkala kita terlalu sering melihat ke atas.....melihat dan melihat hingga merasakan iri atas apa yang kita tak punya atau takkan pernah punya
kita terlalu sering mengharapkan sesuatu hingga akhirnya merasa sedih dan berusaha segala cara untuk mendapatkan semua hal itu....
kita seringkali lupa bersyukur dan menghargai apa yang kita punya
kadangkala sempat juga terbersit di benakku mengapa aku terlahir seperti ini.....
mengapa aku tidak terlahir di keluarga dengan piala kekuasaan dan harta di tangan....
mengapa aku tidak terlahir dengan wajah cantik dan bodi seperti kate moss hingga hampir seumur hidup aku harus menghabiskan waktuku untuk berdiet
mengapa dan mengapa........
siang hari itu aku menghabiskan waktuku bersama seorang teman sambil nongrong makan siang di sebuah restoran cepat saji
sementara pemandangan diluar menampakkan pengemis tua tengah duduk bersandar pada trotoar......
saat itulah aku sadar betapa beruntungnya aku bisa seperti ini.....
mungkin aku tidak dianugerahi banyak kelebihan sehingga ku harus berusaha keras belajar dan belajar......
pagi itu pula aku membaca koran tentang banyaknya bayi yang terlahir dengan kekurangan....saat itu juga aku merasa bersyukur dengan keadaanku...meski biasa saja....aku terlahir tanpa cacat.....aku bisa menikmati hidup sambil makan apa saja yang aku inginkan (aku juga belajar mengendalikan diri...semuanya boleh dimakan cuma porsinya jangan maruk :p)
intinya adalah BELAJAR BERSYUKUR atas apa yang kita punya....
melihat ke atas hanya membuat leher kita terlalu cape...lagipula gak akan ada gunanya juga
melihat ke bawah dan lihatlah betapa beruntungnya dirimu....
ketika kita mematut diri di depan kaca lihatlah betapa beruntungnya kita
Ketika membasuh muka ucapkan mantra ajaib "AKU CANTIK"
Ketika kau membeli sesuatu....memasuki sebuah mall.....atau bahkan menikmati makan siang restoran cepat saji.....sadarilah betapa beruntungnya dirimu masih bisa menikmati semua hal itu dibanding jutaan rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan
Ketika kau berdoa.....ucapkan lah SYUKURmu pada TUHAN.....DIA lah pemberi napasmu.......
Ketika kita BELAJAR BERSYUKUR kita akan hidup lebih bahagia
Tuesday, December 19, 2006
Subscribe to:
Posts (Atom)
